Gunakan Kesempatan Dengan Baik

posted in: Kotbah | 0

Kesembuhan pertama yang dicatat Kitab Suci terdapat dalam Kejadian 20. Kesembuhan yang pertama adalah : Menyembuhkan SEBUAH KELUARGA YANG TIDAK MEMPERCAYAI Tuhan. Tuhan yang menyuruh Abimelekh meminta Abraham untuk BERDOA agar ia disembuhkan.

Kejadian 20:7 “Jadi sekarang, kembalikanlah isteri orang itu, sebab dia seorang nabi; ia akan berdoa untuk engkau, maka engkau tetap hidup; tetapi jika engkau tidak mengembalikan dia, ketahuilah, engkau pasti mati, engkau dan semua orang yang bersama-sama dengan engkau.”

Tuhan “menginsipirasikan” Abraham untuk berdoa dan Tuhan yang sama menginspirasikan Abimelekh untuk mengharapkan Doa Abraham. Semuanya Karena Tuhan Kita Yang Luar Biasa.

 

Matius 20:1-16

Menurut jam, mereka hanya bekerja selama satu jam, namun Tuan murah hati membayar mereka seperti orang yang bekerja seharian penuh. Mengapa?

à Karena mereka telah bekerja, selama mereka mempunyai kesempatan. Inilah Prinsip Allah! Tuhan tidak terlalu memusingkan tentang berapa LAMA tetapi seberapa DALAM kita mengenal Dia. Biarlah kita tidak terlambat, untuk mengambil bagian pada WAKTU terakhir, Hari Terakhir, Bulan Terakhir atau mungkin tahun terakhir.

 

Ada 5 Kesempatan “Emas” Yang Diberikan Tuhan Kepada Yudas Iskariot

  1. Yudas Lahir Di Zaman Tuhan Yesus

Zaman Tuhan Yesus merupakan jaman yang luar biasa karena adanya Tuhan Yesus dan mujizat-mujizat yang dilakukannya. Dia sempat menyaksikan semua perbuatan dari Tuhan Yesus

  1. Yudas Meperoleh Teman-Teman/Lingkungan Yang Baik

Teman-teman dari Yudas adalah Rasul-Rasul yang lain yang merupakan pengaruh yang sangat baik.

  1. Yudas Mempunyai Guru Yang Paling Luar Biasa

Siapa lagi guru yang paling luar biasa kalau ukan Tuhan Yesus? Semua pengajaran dari Tuhan Yesus merupakan pengajaran yang terbaik

  1. Yudas Dipilih Tuhan Yesus Sendiri

Dia merupakan pilihan inti dari Tuhan Yesus. Dia termasuk 12 Rasul

  1. Yudas Dipercaya & Dididik Oleh Tuhan Yesus Sendiri

Dia selalu berada bersama Tuhan Yesus dan dididik oleh Yesus sendiri

Meskipun dia diberi kesempatan sebanyak ini, dia tetap jatuh dalam dosa. Kesalahan Yudas sangat mirip dengan kesalahan Raja Saul. Mereka memiliki kesalahan yang sama. Kita harus juga tahu bahwa kita tidak boleh mempunyai kesalahan yang sama.

 

  1. Keduanya Merasa Dirinya Benar

Yudas merasa dirinya benar dan Tuhan Yesus yang salah. Itulah sebabnya dia menegor perempuan yang memberi narwastu kepada di depan Tuhan Yesus. Dia merasa bahwa dirinya yang paling benar sehingga Gurunya yaitu Tuhan Yesus dianggap salah dengan membiarkan wanita tersebut mengurapi-Nya.

Saul merasa dirinya benar dan Nabi Samuel yang salah. Dia merasa bahwa Nabi Samuel telat dan dia merasa bahwa dia sendiri layak untuk membakar korban.

Sebagai umat Tuhan yang benar, kita harus memiliki KERENDAHAN HATI untuk MENGAKUI KESALAHAN KITA. Kalau kita merasa diri kita benar : kita “PUTIH tapi KUSTA”

 

  1. Keduanya Melakukan Apa Yang Bukan Bagiannya

Beberapapun yang diberikan oleh wanita itu, bukan urusan Yudas. Yudas adalah seorang pencuri berarti dia tidak pernah memberi. Dia tidak memberi tetapi menegor orang yang memberi.

Saul mempersembahkan korban diatas Mezbah, yang hanya boleh dilakukan oleh Nabi Tuhan dalam hal ini adalah Samuel. (1 Sam 13:8-10, 13-14). Dan kalaupun Samuel terlambat, itu tanggung jawab Samuel kepada Tuhan, bukan urusan Saul. Roma 14:14 “Itu urusan tuannya sendiri”.

Kita harus belajar untuk tidak banyak ikut campur dengan urusan orang lain. Kita harus belajar tidak menghakimi orang lain karena setiap orang mempunyai urusannya sendiri dengan Tuhan.

 

  1. Keduanya Hanya Ingin Menyenangkan Manusia, Bukan Menyenangkan Hati Tuhan

 

Pertimbangan Saul : 1 Samuel 13:11-12 “ Rakyat Bersorak-2”. Saul berusaha menyenangkan rakyat. Saul tidak ingat “Apa Kata Tuhan”.

 

Kita harus belajar untuk menyenangkan hati Tuhan dan bukan manusia. Tidak semua manusia bisa kita senangkan, tetapi yang menjadi prioritas utama kehidupan kita adalah MENYENANGKAN HATI TUHAN YESUS.

 

 

Leave a Reply