Iman Yang Besar

posted in: Kotbah | 0

Yohanes 4:46-54

Ada seorang Bangsawan yang menunjukkan imannya kepada Yesus dengan jauh-jauh datang. Perjalanan yang ditempuh oleh bangsawan tersebut satu hari perjalanan dari Kapernaum ke Kana. Dia datang untuk memohon kepada Yesus untuk datang dan menyembuhkan anaknnya.

Yesus mengatakan sesuatu yang “aneh” kepadanya. Kenapa “aneh”? Tuhan Yesus berkata : “Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.” Karena sebenarnya pria ini sudah cukup percaya untuk datang kepada Tuhan Yesus. Tetapi yang dimaksudkan Tuhan Yesus adalah : “Iman Yang Lain”. Tuhan Yesus tidak pergi ke Kapernaum seperti yang diminta dna diinginkan oleh bangsawan itu. Apapun yang dilakukan Tuhan Yesus, yang dicatat dalam Injil Yohanes, tidaklah pernah karena Ia diminta. (Yohanes 2:3-4)

Tuhan Yesus hanya mengatakan kepada bangsawan ini : “Pergilah, anakmu hidup”. Itu berarti : Iman EXTRA. Ia sudah percaya bahwa seandainya Tuhan Yesus datang ke rumahnya, Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan anaknya. Tetapi sekarang ia harus percaya bahwa Tuhan Yesus lebih BESAR daripada itu. Ia harus percaya akan perkataan yang dikatakan Tuhan Yesus kepadanya. Dalam setiap langkahnya yang dia pikirkan hanyalah perkataan singkat Tuhan Yesus. Dan setelah tiba di rumah, ia menemukan bahwa perkataan Tuhan Yesus menjadi KENYATAAN. MUJIZAT ITU NYATA.

2 Petrus 1:5-9. Tuhan ingin kita punya IMAN PLUS (+) supaya kita tidak LUPA.

  1. Iman + Kebajikkan

= Iman tanpa KEBAIKAN adalah imannya Setan. Setan juga percaya (Iman). Yakobus 2:19. Setan tahu bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan, tetapi dia JAHAT. Jika kita percaya dan yakin bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan, tetapi kita masih JAHAT dan tidak mengasihi sesame manusia, maka kita mempunyai iman seperti SETAN.

 

  1. Iman + Pengetahuan

Iman tanpa PENGETAHUAN akan BINASA. Kita harus mempunyai PENGETAHUAN bahwa Tuhan Yesus sanggup menyelamatkan kita, kita juga harus MENGERJAKAN KESELAMATAN itu. Kita harus melakukan setiap kehendak Tuhan yang telah Tuhan perintahkan kepada kita.

 

I Samuel 17:45 “Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama   TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang   itu”

Yehovah Sabaoth : Allah Segala Barisan. Kata ini muncul 250x di dalam Alkitab. Pertama kita dengar ketika Daud menghadapi Goliat. I Samuel 17:26,45. “Barisan Tentara Allah”. Kata “Barisan” adalah untuk angkatan Bersenjata di zaman itu. Tuhan Yesus berada dipihak orang-orang yang mengasihi dan mempercayai-Nya. Roma 8:31 “Jika Allah di pihak kita…”. Dimana kita bisa lihat bahwa Tuhan yang dhasyat dipihak kita?

Ketika 4 orang Kusta berjalan menuju ke Perkemahan tentara Aram. 2 Raja 7:5. Tentu langkah ke-4 orang Kusta tesebut TERTATIH-TATIH. Orang Kusta kehilangan syarat perasa, jari-jari tangan dan kakinya hilang, anggota badannya tidak lengkap lagi, dan pasti untuk berjalan sangat susah/sulit.

Yang luar biasa, langkah ke-4 orang Kusta ini bagaikan bunyi kereta kuda dari pasukan tentara yang besar. Tuhan membuat langkah-langkah orang Kusta ini mengusir pasukan-pasukan dan akhirnya orang Kusta ini dapat menjarah kemah musuhnya tersebut. Hari ini anda boleh miskin, tetapi besok KRISIS AKAN BERAKHIR. 1 Raja 7:1. Biasanya 4 orang Kusta ini makan “Sisa-sisa mie” tetapi sekarang mereka makan SASHIMI.

Leave a Reply