Intimate with God

posted in: Kotbah | 0

Intimate with God (Dekat Dengan Tuhan)

Yakobus 4:8 “Mendekatlah kepada Allah , dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!”

Sebagai anak Tuhan, kita harus belajar untuk mendekat dengan Tuhan. Hanya dekat dengan Tuhan hati kita bisa tenang dan tentram. Seperti Daud yang berkata dalam Mazmur 62:2 “Hanya dekat Allah saja aku tenang, daripada-Nyalah keselamatanku.”
Hanya seseorang yang dekat satu dengan lain bisa komunikasi dengan baik. Hanya dengan suatu kedekatan kita bisa memanggil seseorang dengan “nama panggilan” yang mungkin orang lain tidak bisa memanggil. Dua orang yang dekat bisa saling mengerti dan saling peduli. Kita semua tahu bahwa friendship bahkan love itu two-way street (jalan dua arus). Kedua pihak harus saling dekat sehingga bisa muncul suatu hubungan yang baik. Tidak mungkin hanya satu pihak yang berusaha untuk mendekat dan pihak lainnya tidak melakukan apa-apa. Diperlukan usaha dari kedua pihak. Hubungan kita dengan Tuhan juga seperti itu. Tuhan ingin mendekat kepada kita, tetapi kita juga harus mengupayakan supaya kita bisa mendekat dengan Tuhan.
Tuhan Yesus berkata dalam Yohanes 15:14 “Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.” Kita adalah sahabat Tuhan jikalau kita berbuat apa yang Tuhan perintahkan. Apa yang harus kita perbuat?

1. Kasihilah Tuhan Allahmu. Matius 22:27.
Dari semua hukum yang tertulis di kitab Taurat, inilah hukum yang terutama. Apakah kita sudah mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa dan akal budi kita? Banyak orang Kristen mengasihi uang lebih dari Tuhan. Banyak orang Kristen mengasihi hobby lebih dari Tuhan. Apakah anda sudah melakukan perintah Tuhan ini?
2. Kasihilah Sesamamu Manusia
Mat 22:39, Mat 19:19, Matius 5:43, Yohanes 13:34
Tuhan Yesus berkata bahwa hukum ini sama dengan hukum yang pertama. Kita harus mengasihi sesama manusia. Tidak ada gunanya jika kita mengasihi Tuhan saja tetapi tidak mengasihi sesama manusia. Kita harus belajar bahwa setiap orang dikasihi oleh Tuhan dan kita harus mengasihi mereka semua.
3. Mencari Jiwa. Matius 28:19
Tuhan Yesus pernah memberi perumpamaan mengenai domba yang terhilang. Saat 1 domba hilang, gembala meninggalkan 99 domba untuk mencari yang hilang itu. Kalau kita tidak ikut Tuhan mencari yang “terhilang” maka kita akan jauh dari Tuhan dan kita tidak akan menjadi sahabat Tuhan.

Banyak perintah-perintah lain yang bisa lakukan, tetapi 3 perintah tersebut merupakan perintah dasar supaya kita bisa menjadi sahabat Tuhan/Friend of God. Pada akhir jaman ini, sangat penting untuk kita dekat dengan Tuhan. Kedekatan dengan Tuhan tidak dapat dibeli dengan uang. Kita tidak bisa menggunakan “dollar” untuk membeli hubungan yang dekat dengan Tuhan.

Yakobus 2:23 mencatat bahwa Abraham disebut : “SAHABAT ALLAH” Mengapa Abraham menjadi Friend of God ? Dia melakukan KEHENDAK TUHAN. Abraham mempunyai 1001 alasan untuk menyerah. Abraham mempunyai 1001 alasan untuk melupakan Tuhan. Doanya belum dijawab, dia disuruh meninggalkan sanak saudaranya di Ur-Kasdim. Apapun yang terjadi dalam hidupnya, Abraham tetap percaya dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan. Kita semua harus punya target sebelum tahun 2015 selesai : “Aku HARUS SEMAKIN INTIM DENGAN TUHAN”.

Mengapa kita perlu intim dengan Tuhan? Mengapa kita perlu dekat dan menjadi sahabat Tuhan?

1. Tuhan Menunjukkan Jalan Yang Terbaik
Amos 3:7 “Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.”

Nabi adalah seseorang yang mempunyai koneksi ilahi dengan Tuhan. Dia sangat dekat dengan Tuhan dan mempunyai keintiman yang sangat luar biasa dengan Tuhan. Tuhan akan menunjukkan jalan-Nya kepada orang-orang seperti ini.Tuhan tidak pernah menjamin hidup ini selalu lancar, tetapi kalau kita dekat dengan Tuhan, Tuhan akan menunjukan jalan-jalan dan perbuatan-Nya kepada kita.
Hidup kita penuh dengan “POLISI TIDUR”. Hidup kita penuh dengan “GELOMBANG”. Banyak masalah yang bisa timbul kapanpun juga. Kita harus mengerti bahwa : JALAN YANG CEPAT BELUM TENTU YANG TERBAIK. Seringkali kita tidak mengerti jalan-jalan Tuhan. Kita ingin semuanya dijawab secara cepat dan langsung. Tetapi kita harus mengerti bahwa Tuhan mempunyai blueprint atas hidup kita. Dia tahu kapan kita bisa cepat dan kapan kita harus sabar menunggu.
Hubungan kita dengan Tuhan serngkali harus diuji dengan waktu. Seringkali kita menantikan Tuhan cepat-cepat, tetapi Tuhan ingin kita belajar bahwa kalau kita dekat dengan Tuhan, Dia akan menyatakan rancangan-Nya yang terbaik bagi anda.

2. Kita Akan Mengerti Kehendak Tuhan
Matius 7:21 “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.”

Tuhan itu mempunyai kehendak dan kita harus mengikuti kehendak Tuhan. Untuk kita bisa mengerti kehendak Tuhan, kita harus dekat dengan Tuhan. Kejadian 18:17 “Berpikirlah TUHAN: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?”. Kita harus mengejar perkenanan Tuhan dan kita akan diterima di Firdaus pada akhir kehidupan kita nanti.

By : Ev. Michael Gunawan

Leave a Reply